WELCOME

Jumat, 17 Desember 2010

TANPA BERLARI

Meratap menatap jingga yang kian gelap
Menepis senyuman, menepis kebahagiaan
Hanya berlutut dan berdo’a
Hanya bersujud hingga tampak luka dahinya

                Bermuka lugu
                Berjenggot tipis
                Mata sembab bekas air mata tiap malam
                Meninting tasbeh berkilau tiap hari, tempat dan waktu
Hanya berlutut, bersujud, menyebut.
Tak pernah berusaha mendapatkan keinginan
Tak berguna,
Hanya tangisan kepada Tuhan yang dilakukannya
Hanya bahagia diri yang diharapkannya

                Berdakwah tak lelah
                Menasihati tak melakukan

Hanya berhenti dan berharap
Tanpa berlari dan mendapat
               
dewasetyadji 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar